4 Cara Jitu Mempersiapkan Dana Mudik Melalui Pinjaman Tanpa Agunan

Momen lebaran paling pas untuk mudik dan bertemu dengan keluarga dan sanak famili di kampung halaman. Namun, mudik juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Apalagi, biaya transportasi menjelang arus mudik selalu naik. Solusinya, Anda bisa menerapkan 4 cara jitu mempersiapkan dana mudik melalui pinjaman tanpa agunan berikut ini.


1. Pilih Tempat Pinjaman yang Tepat

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah menemukan tempat terpercaya yang menawarkan pinjaman tanpa agunan yang paling menguntungkan dan membantu Anda. Saat ini, banyak situs yang menawarkan pinjaman secara online yang bisa Anda coba untuk mengajukan pinjaman. 

Anda bisa melihat dan membandingkan untuk menemukan tempat untuk meminjam uang yang paling tepat. Perhatikan jumlah minimal dan maksimal yang disediakan situs pinjaman. Lihat juga suku bunga yang ditawarkan dan persyaratan yang harus dipenuhi jika Anda meminjam uang di situs tersebut.

Pastikan Anda mendapatkan situs terpercaya untuk meminjam uang, misalnya seperti Tunaiku. Lembaga yang bonafit dan terpercaya tentu akan membantu Anda mendapat dana mudik dengan proses pencairan yang cepat dan resiko penolakan pengajuan yang semakin kecil.

2. Tentukan Jumlah Pinjaman yang Akan Anda Ajukan

Setelah mendapatkan tempat yang tepat untuk meminjam uang, kini Anda harus menentukan besaran jumlah uang yang akan Anda ajukan. Pastikan jumlah pinjaman yang Anda ajukan sesuai dengan kebutuhan dana yang Anda perlukan selama mudik. 

Ada baiknya Anda juga menyesuaikan jumlah pinjaman dengan penghasilan Anda per bulan. Sehingga, ke depannya Anda tidak kesulitan dalam membayar angsuran pinjaman. Kesesuaian antara jumlah pinjaman dan besaran penghasilan juga akan membuat pengajuan pinjaman Anda semakin mudah diterima.

Besaran jumlah pinjaman juga akan menentukan berapa suku bunga yang harus Anda bayarkan nantinya. Maka, ketika Anda akan menentukan jumlah pinjaman, pikirkan baik-baik mengenai dua hal penting tersebut, yakni kemampuan atau penghasilan Anda, dan juga jumlah suku bunga yang harus dibayarkan. 

3. Persiapkan Syarat Pinjaman

Dalam mengajukan pinjaman dana, ada beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi. Namun, tenang saja. Persyaratannya tidak serumit di bank-bank pada umumnya kok. Anda hanya perlu mempersiapkan identitas diri, dapat berupa foto atau fotokopi, dan juga kartu keluarga. 

Untuk mendapatkan pinjaman, ada baiknya Anda mempersiapkan semua persyaratan yang harus dipenuhi sejak dini. Semakin lengkap persyaratan yang Anda penuhi, maka semakin mudah pinjaman yang Anda ajukan. Proses pencairan pun juga akan semakin mudah jika semua persyaratan terpenuhi dengan baik.

4. Perhatikan Biaya Administrasi Tambahan

Salah satu hal penting yang harus Anda perhatikan adalah biaya administrasi yang ditawarkan oleh pihak penyedia pinjaman. Biasanya, jumlah biaya administrasi tambahan juga berkaitan dengan jumlah pinjaman yang Anda ajukan. Maka, perhatikan baik-baik jumlah biaya administrasi tambahan yang ditawarkan.

Jangan sampai biaya administrasi tersebut nantinya justru akan memberatkan Anda dalam membayar pinjaman. Maka dari itu, sejak awal pilihlah lembaga yang menawarkan biaya administrasi yang cukup ringan dan sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Jangan sampai memilih lembaga yang menawarkan biaya administrasi tinggi.

Nah itu dia 4 cara jitu yang bisa Anda lakukan dalam mempersiapkan dana mudik lebaran melalui pinjaman tanpa menggunakan agunan. Mudah, bukan? Sekarang, Anda tidak perlu khawatir lagi soal dana mudik. Ajukan saja pinjaman ke Tunaiku! Pinjaman tanpa agunan di Tunaiku dijamin akan mempermudah mudik Anda di tahun 2018 ini. Berani coba?

5 Alasan Kenapa Berita Harian Online Harus Tajam dan Terpercaya

Para pembaca media online rata-rata hanya memiliki waktu yang sedikit untuk membaca berita harian. Itu pun waktunya harus dibagi untuk bekerja, sekolah, bermain dengan anak, dan segala aktivitas lainnya. Oleh karena itu, mau tidak mau berita yang disajikan harus tajam dan terpercaya. Selain alasan praktis, apa saja alasan lainnya?


1. Selalu Ada Berita Baru yang Harus Ditulis

Selagi dunia ini masih berputar, selama itulah ada berita yang bisa ditulis. Tapi tidak sembarang peristiwa bisa ditulis menjadi berita. Apalagi untuk berita bertaraf nasional. Semuanya harus dikaji ulang sebelum dipublikasikan. Minimal oleh kru yang bertugas di staf redaksi media pemberitaan online tersebut.

Derasnya peristiwa yang mengalir setiap hari, bikin pembuat berita harus pandai-pandai mengalokasikan waktu dan ruang untuk menangkapnya. Jujur saja, setiap pembaca setia pasti haus dengan berita. Mungkin saat ini Indonesia masuk peringkat bawah soal animo baca buku. Tapi untuk baca berita online, Indonesia masih cukup lapar dan antusias.

2. Berita di Media Online Harus Tetap Netral

Apa pun yang terjadi, berita di media online harus netral. Tidak boleh timpang sebelah hanya gara-gara ada yang mencoba menyuap untuk berbagai model kampanye. Kalau sebuah media hanyut dalam arus pencucian uang, tentu akan menodai prinsip berita yang terpercaya. Barangkali hanya sekali terima dana. Tapi dampaknya bisa sepanjang kiprah media tersebut.

Semakin tajam berita yang dimuat, maka semakin bagus. Potensi untuk menjadi rancu dan condong sebelah pun sirna. Berita harian memang harus begitu. Selain cepat, wajib juga mempertimbangkan sisi substansinya sebuah peristiwa. Oleh karena itu, amat diperlukan analis yang bijak dalam mengambil keputusan untuk menentukan view-nya bagaimana.

3. Untuk Memperkecil Kemungkinan Hoax

Berita yang sudah diturunkan itu hampir pasti tidak bisa ditarik kembali. Ketika khalayak sudah telanjur mengonsumsi, hal itu menjadi tanggungan media tersebut. Apa pun yang terjadi. Untuk memperkecil kemungkinan hoax, berita yang ditulis memang harus tajam. Biar penyajiannya tidak terkesan melebar ke mana-mana.

Berita harian terpercaya memang tidak boleh sedikitpun disusupi unsur hoax. Tidak boleh pula bermakna ambigu. Jadi, setiap pembacanya akan menangkap dari sudut pandang 1 dan 1 topik setiap tulisan. Ruang tulisan dalam media online memang terkesan tidak terbatas. Tapi demi pembaca, mau tidak mau harus dibatasi dengan berita yang ditulis secara tajam.

4. Memiliki Visi Mencerdaskan Bangsa

Apakah visi media yang seperti ini terkesan muluk-muluk? Tentu tidak, bukan? Media online saat ini sudah melebihi apa yang disajikan oleh berita di televisi. Ruangnya yang sangat luas memberikan kesempatan untuk tulisan sebanyak-banyaknya. Akses publik jadi terasa tidak terjangkau. Sedangkan kalau di televisi hanya menangkap sekilas.

Kalau di media online, satu topik bahkan bisa ditulis dengan berbagai macam sudut pandang. Kita ambil contoh berita tentang Paspampres Presiden RI. Di televisi mungkin tidak ada yang memberitakannya. Tapi di media online, justru dibahas dari berbagai segi secara tajam. Selain bisa memperluas pengetahuan, juga bisa mencerdaskan para pembacanya.

5. Berita yang Tersaji Jadi Konsumsi Publik

Tidak seperti kilasan di linimasa media sosial, berita di media online, khususnya yang bertaraf nasional biasanya punya jutaan audiensi. Mereka tidak mau membaca berita yang biasa-biasa saja. Harus punya kekuatan tertentu yang membuat mata betah membaca sampai habis. Di situlah peranan penting berita yang ditulis secara tajam.

Hampir setiap jam, berita harian di media online tersaji. Apa jadinya kalau media tersebut hanya berisi berita yang ala kadarnya? Pasti lambat laun akan ditinggalkan oleh audiensinya. Itulah kenapa media yang bertaraf nasional menghindari berita yang biasa-biasa saja. Tujuannya agar tetap survive di tengah-tengah gempuran media online yang baru.

4 Alasan Kenapa Mabuk Tak Masuk Polis Asuransi Kendaraan Bermotor

Polis asuransi kendaraan bermotor memang gampang diikuti. Tapi tidak untuk para pemabuk. Sebersih-bersihnya Anda, kalau suka mabuk, jelas tidak akan bisa menikmati layanan asuransi kendaraan bermotor. Banyak pertimbangan kenapa tidak dibolehkan klaim maupun daftar asuransi. Empat di antaranya ada di bawah ini.



1. Orang yang Mabuk Berada di Luar Kesadaran

Sekali minuman keras masuk tubuh, maka otak langsung meresponsnya sebagai bahaya. Sel-sel dalam otak akan terus mengalami disfungsi ketika minuman keras atau obat-obatan terlarang terus dikonsumsi. Saat seseorang yang mabuk berada di belakang kemudi, dia tidak tahu apa yang tengah dihadapinya. Soalnya kesadaran jiwanya tidak berada di sana.

Oleh karena itu, banyak kasus kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi dalam keadaan mabuk. Pada kondisi tersebut, meskipun Anda sudah memiliki polis asuransi, pihak perusahaan tidak akan menjamin. Tidak akan datang menolong. Soalnya semua tragedi tersebut murni kesalahan si pengemudi.

2. Mabuk Dilarang oleh Negara

Apa pun minuman keras maupun obat-obatan terlarang, saat dikonsumsi, maka saat itu juga berarti tengah melawan hukum. Soalnya kalau ketahuan pihak berwajib sudah pasti diciduk. Apalagi ketika berada di belakang kemudi atau tengah mengemudikan dengan sembarangan. Maka mobil dan si pengemudi itu pun langsung ditarik oleh pihak berwajib.

Kalau memaksakan diri tetap mengemudi, terpaksa, saat ketahuan oleh pihak berwajib langsung divonis bersalah di hadapan hukum. Tidak peduli apakah itu anak presiden, menteri, musisi terkenal, dan ilmuwan sekalipun. Orang yang bersalah tetap dinyatakan bersalah. Itulah kenapa perusahaan asuransi tidak mau ambil risiko dengan menolong orang mabuk.

3. Orang yang Mabuk Tidak Bisa Mengontrol Emosi

Ada satu pertanyaan tentang polis asuransi kendaraan bermotor kali ini. Mengapa orang yang mabuk tidak mengontrol emosinya dan menjadikannya tidak bisa klaim asuransi? Rupanya antara emosi atau perasaan dengan otak itu berhubungan satu sama lain. Selama ini otak memiliki fungsi untuk memberi komando pada tubuh untuk berbuat sesuatu.

Termasuk juga komponen pembentuk perasaan yang terletak di area dada. Ketika minuman keras dan obat terlarang memasuki tubuh, jaringan otak banyak yang terputus. Akibatnya, hati tidak memiliki komando dari otak. Dia akan kehilangan arah. Kita bisa lihat sendiri kalau orang mabuk itu suka berbuat semaunya.

Orang yang lewat saja bisa dihajar. Apalagi orang yang sengaja menantangnya? Saat seseorang tengah mabuk, sugesti apa pun akan masuk ke dalam hatinya. Rata-rata lebih banyak buruknya ketimbang baiknya. Soalnya saat hendak mabuk, hal yang terpikir adalah ketidakadilan dunia.

4. Orang Mabuk Tidak Bisa Membedakan yang Baik dan Buruk

Satu-satunya hal baik saat seseorang mabuk adalah pernah mendaftarkan kendaraannya ke perusahaan asuransi. Katakanlah seperti mendaftar layanan Garda Oto Digital via online. Kemudian rajin bayar premi. Tapi suatu ketika dia mengalami depresi yang berat. Maka pergilah ke kedai minum dan mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak.

Sepulang dari kedai tersebut, badannya sempoyongan. Sejak saat itu, dia sudah tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Inilah bahayanya mabuk. Garda Oto tidak mau ambil risiko memberikan perlindungan asuransinya pada orang gila. Soalnya orang yang mabuk memang identik dengan orang gila.

Sebisa mungkin jauhi mabuk-mabukan selama Anda masih memiliki polis asuransi kendaran bermotor. Jangan sampai kendaraan Anda rusak sia-sia hanya karena keinginan besar untuk mabuk. Yakinkan hati saja, kalau setiap masalah yang diterima pasti ada solusinya. Semuanya bisa diselesaikan dan mabuk bukan bagian dari cara memecahkan masalah.